Tampilkan postingan dengan label psychoholic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label psychoholic. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Mei 2010

He's name is Zidan

Namanya zidan. Bla bla bla Zidan bla bla bla, tapi teman-temannya memanggilnya Zidan. Gurunya pun memanggilnya mas Zidan, sementara orangtuanya memanggilnya kakak karena dia adalah anak pertama dari perkawinan orangtuanya. Anaknya gemuk, bisa dikatakan mengalami obesitas untuk ukuran usia sembilan tahun. Kulitnya cukup hitam dibanding anggota keluarganya yang lain. Namun Orangtua zidan tidak pernah membandingkan zidan dengan orang lain. Ibunya sangat menyayangi Zidan layaknya sayang dan cinta sang ibu kepada anak. Setiap siang sang Ibu selalu berkunjung ke sekolah untuk menemani Zidan melahap makan siangnya yang dipesan dari catering sekolah. Terkadang sang ibu membawa menu lain, makanan kesukaaan Zidan, yakni menu makanan dari ayam.

Minggu, 24 Januari 2010

Gelisah sebagai alarm diri

Suatu saat hatimu akan merasa gelisah, tak tahu apa yang sedang terjadi atau apa yang akan terjadi. Hanya gelisah saja. Rasanya bukan sedih tapi tak juga bahagia, seakan bingung tapi juga sedikit kelabu. Gelisah…dan tahukah engkau bahwasanya pada saat itu hati kita sedang memberikan kita sebuah tanda atau signal untuk raga dan jiwa kita bersiap akan sesuatu yang terjadi.

Pernahkah engkau mendengar sebuah perkataan dari seorang India, "Tentu, saya tahu seperti apa hati nurani saya. Ia seperti benda dengan tiga sudut di dalam sini," ia meletakkan telapak tangannya di dadanya, "yang tetap tidak bergerak jika saya berbuat baik. Tapi bila saya jahat, benda itu berputar, dan sudut-sudut itu sangat menyakitkan saya. Tetapi jika saya terus-menerus berbuat jahat, lama-kelamaan sudut-sudut itu aus dan tidak menyakiti saya lagi.

Jumat, 01 Januari 2010

Prinsip Dasar Self Hypnosis

Prinsip dasar dari Self Hypnosis adalah “berbicara” dan “memberikan instruksi” kepada diri kita sendiri. Yang dimaksud dengan “diri kita sendiri” dalam hal ini adalah “Pikiran Bawah Sadar”. Selanjutnya diharapkan jika pikiran bawah sadar sudah memahami apa yang kita “instruksi”-kan, maka pikiran bawah sadar ini akan mempengaruhi tindakan kita di kehidupan sehari-hari, mengingat kontribusi dari
pikiran bawah sadar sangat dominan, yaitu 88%.Bagaimana ya caranya “berbicara” atau “memberikan instruksi” kepada pikiran
bawah sadar ?

Pikiran bawah sadar memiliki “gerbang”, dan juga memiliki “bahasa” tersendiri. Oleh karena itu jika kita memiliki kemampuan untuk “membuka” gerbang ini, dan juga kita mampu berkomunikasi dengan “bahasa” yang dipahami oleh pikiran bawah sadar,maka kitapun dapat melakukan pemrograman diri sendiri seperti yang telah dijelaskan di awal. Jadi prinsip dasar dari Self Hypnosis adalah :
 Membuka gerbang pikiran bawah sadar
 Berbicara dengan pikiran bawah sadar sesuai dengan “bahasa” yang
dipahaminya.

Sabtu, 31 Oktober 2009

Law of attraction

pernah dengar hukum ini ? yah dalam bahasa indonesia mungkin lebih dikenal dengan hukum ketertarikan. hukum ini mungkin juga bisa saja ditemukan di pelajaran-pelajaran ilmu pengetahuan alam dan science, tapi kali ini kita nggak akan membicarakan dari sudut pandang ilmu itu, karena yang akan kita pellajari adalah hukum ketertarikan dari sudut pandang manusia as social creation.

law of attraction atau hukum ketertarikan ini sering muncul sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari manusia, meskipun kadang tidak disadari. pernah mengalami hal yang menurutmu adalah sebuah kebetulan terjadi tapi sebenarnya sebelumnya engkau pernah memikirkan kejadiannya. seperti, suatu saat di masa kuliah sering kali saya membatin bahwa jika sudah siang seperti ini pasti dosennya ga masuk (padahal saat itu saya belum sampai kampus dan nggak tahu kejadian apa saja yang sudah terjadi di kampus). namun ternyata begitu sampai dikampus dan tiba waktu perkuliahan, dosen itu benar-benar tidak datang entah dengan alasan apapun. bukan cuma sekali tapi memang terjadi beberapa kali (tapi pliss jangan diikuti untuk membantin sesuatu yang sebenarnya buruk, hehhehe..). waktu itu hanya berpikir kebenaran saja dosennya nggak ada. tapi suatu kali dalam perkuliahan kita sedang membicarakan seberapa besar energi manusia sebenarnya dapat menggerakkan dan bersinggungan dengan energi lain di alam raya ini. nah , contoh yang pernah saya alami adalah salah satunya.

kita sebagai manusia dibekali Allah, pencipta kita, dengan berbagai macam potensi, baik akal pikiran, tubuh, emosi dan lain-lain yang ada dalam satu nama kita. berbagai macam potensi itu memang masih tersimpan dan menunggu untuk kita kelola layaknya akal pikiran yang kita kelola ketika kita belajar dan mencerna sesuatu, tubuh yang kita kelola dengan berbagai akivitas harian baik yang bernama olahraga atau sekedar jalan-jalan.

namun terkadang ada potensi yang jarang kita kelola atau bahkan kita tidak menyadari bahwa itu adalah bagian dari potensi kita. ada potensi emosi yang biasanya sering kita lepaskan begitu saja ketika rasa negatif menggannggu. atau firasat yang sebenarnya adalah tanda tubuh kita akan sesuatu. yah meskpin sifatnya metafisis dan sebagian orang tidak mempercayainya, tapi coba perhatikan apa yang akan terjadi jika kamu sedang membatin atau mendapat firasat akan sesuatu..apa selanjutnya yang terjadi ?

kembali ke la of attracction, bahwa energi yang ada di dunia ini sebenarnya saling berkaitan. kata para ahli (maaf lupa namanya, satu kelemahanku adalah mengingat simbol termasuk simbol kata), termasuk energi manusia kepada alam semesta. kata-kata "mantranya" adalah "segala sesuatu yang saya pikirkan dengan segenap perhatian, energi, dan konsentrasi pikiran, baik hal yang positif maupun negatif akan datang kedalam kehidupan saya"

maka hukum ketertarikan akan merespon getaran apapun yang kita pancarkan dengan mendatangkan getaran serupa yang lebih banyak, tak peduli seberapa banyak getaran itu, hukum ini hanya merespon getaran yang kita keluarkan. jadi nggak heran ketika kita sedang dilanda bad mood suatu hari apalagi satu pagi, maka seringnya sisa hari akan kita hadapi juga akan mendukung kondisi bad mood itu, entah dengan janji yang nggak jadi terlaksana, tugas yang hilang kena virus, dll.

so, berhati-hatilah dengan getaran ini. dengan hukum ketertarikan ini. jaga selalu segala potensi diri kita dengan hal-hal yang bermuatan postif karena dengannya kita akan semakin menambah sisi positif dalam diri kita.

mungkin begitu.._^

Jumat, 30 Oktober 2009

cutting disorder

cutting disorder sebuah gangguan yang aku baru tahu setelah mencerna kembali serial higher ground. di serial itu diceritakan sosok Juliette, seorang putri dari ibu single parent yang terkucilkan dari ibunya sendiri. ibunya adalah pekerja di dunia showbiz, maka juliette pun terobsesi menjadi bintang di ranah hollywood. berbekal kecantikan yang ia punya, ia mencoba menjadi apa yang diinginkan ibunya. namun kekecewaan yang ia terima akibat sang ibu terlalu sibuk dengan pekerjaannya membuat ia merasa terkucil. awalnya ia hanya menderita bulimia dan drugs untuk mengalihkan rasa kecewa terhadap sang ibu. namun lama-kelamaan muncul perilaku gangguan yang ia tak sadari bahwa ia telah mengidap gangguan itu. ia mulai menyayat2 kulit bersihnya setiap kali ia merasa kecewa dan tersakiti orang lain. ia menyembunyikan perilaku ini dibalik keceriaan yang selalu ia tunjukkan pada orang lain.

tiba di horizon, lambat laun ia mulai menghentikan kebiasaan ini. namun suatu saat ketika ia merasa kecewa karena ia tidak diharapkan kehadirannya di pernikahan ibunya, padahal ia sudah mengabarkan kabar ini pada seluruh teman2nya. ia sudah memimpikan gaun apa yang akan ia pakai. ia masih saja tersenyum lebar setelah mendapatkan konfirmasi dari sang ibu. ia masih melakukan tugas2 yang dibebankan sekolah padanya. namun ia masih menyimpan perilaku itu.ia terus saja menyayat tangannya, yang mampu ia raih. ia berkata " sakit yang ku rasakan tidak lagi bermakna" it's good n make me feel no pain anymore..."

terenyuh..pasti!!! selamanya ga kan rela seorang anak dibiarkan sepeerti itu. ditinggalkan dan hanya diberi kabr bahwa ia tidak bisa ikut dalam acara besar keluarga apalagi sang ibu akan merayakan hari bahagianya.

cutting behavior disorder mungkin tepatnya (maa belum buka Dsm lagi..buku sakti itu.._^) adalah sebuah gangguan dimana seorang subjek mengalihkan rasa sakit psikologis yang dideritanya dengan menyakiti dirinya sendiri. mungkin hal ini diakibatkan adanya rasa bersalah dengan rasa sakit yang dialamuinya itu. dicerita juliette, ia melakukan cutting behavior disorder karena merasa bersalah bahwa dirinya tidak bisa sebaik apa yang diinginkan oleh ibunya. menurutnya ia tidak cukup baik, tidak cukup propoorsinal dan tidak cukup berharga untuk diperhtikan sang ibu. buktinya sang ibu selalu sibuk hanya dengan pekerjaan dan orang lain (masih dalam perspektif juliette). rasa sakit karena merasa tidak diperhatikan, rasa bersalah nya dialihkan pada perilaku menyakiti dirinya sendiri. selain sebagai pengalihan, perilaku ini adalah pola pertahanan diri yang mampu ia lakukan (defense menchanisme) walaupun sebenarnya salah jika dilihat dari sudut pandang normal.menyakiti diri sendiri hanya akan semakin membuat dirinya terperosok ke dalam rasa sakit "psikis" yang lebih dalam, meskipun beberapa saat ia akan merasa kebas dari sakit hati yang ia alami.

untuk menyembuhkan dan menghilangkan gangguan ini memang tidak gampang. setidaknya butuh waktu lama untuk merubah mindset yang dimiliki subjek. perubahan mindset bahwa perilaku menyakiti diri sendiri adalah salah dan tidak akan pernah menyelesaikan masalah, hanya akan membuat dirinya menjadi semakin bermasalah. ia juga harus mendapat banyak dukungan, perhatian dan rasa aman bahwa ia benar-benar berharga. baik dari lingkungan sekitar, teman sepergaulan dan terutama keluarga. karena biar bagaimanapun keluarga adalah tempat pertama manusia merasakan dan membutuhkan kedamaian, kenyamanan dan ketenangan. jika ini bisa dijaga, semoga harapan untuk sembuh dan menjadi manusia yang lebih baik bagi subjek pelaku. seperti juliette yang dalam serial itu, meskipun sang ibu tidak terlalu memberikan perhatian seperti apa yang ia harapkan, namun keluarga barunya, keluarga asrama di mana ia tinggal memberikannya rasa aman dan rasa nyaman baginya untuk tinggal. ia tahu bahwa ia lebih beharga untuk sekedar merusak dirinya sendiri.