Rasio sebuah nikmat dan anugerah yang hanya diberikan Tuhan kepada makhluknya yang mulia, manusia. Tidak diberi kepada hewan, tumbuhan bahkan malaikat yang notabene selalu bersinar dengan cahayanya, tapi hanya kepada manusia yang dibekalinya pula dengan keserakahan dan nafsu yang membumbung. Namun karena tak semarang diciptakan, akhirnya manusia pun dijadikan sebagai makhlukNYA yang paling sempurna.
Nikmat itu berupa rasio, anugerah itu bernama akal sehat manusia yang berirama dengan nurani yang selalu siap untuk berbicara walau terkadang tak siap untuk selalu didengarkan bahkan dilakukan. Dan sepatutnya manusia menjadi lebih bijak dari makhluk lain dengan kelebihannya, dalam segalanya
Hanya saja aku yakin rasio tak lagi dapat diandalkan ketika dunia telah melaju sebegini cepatnya tanpa didukung sahabat sejatinya, nurani yang selalu membisikkan sebentuk pengingat diri. Ada kalanya rasio tak lagi mampu berkata-kata dan menjelaskan apa atau bagaimana, namun dengan kebijaksanaannya ia akan mengandalkan hati sebagai titisan rasa menjadi sebentuk makna dan pemahaman, bahwa dunia pun butuh sebuah nuansa akan rasa, sedih, senang, haru atau bangga.
memaknai dunia dengan lebih baik, lebih dekat dan lebih bijaksana....dengan ceritam dengan rasa dengan sensasi tawaa, sedikit gundah...sebesar bahagia,,semoga menjadikan dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk kita, manusia....
Jumat, 01 Januari 2010
Selasa, 29 Desember 2009
DIA yang MAHA baik...4WI..
beberapa teman pernah menuliskan pesan kepadaku yang isinya kurang lebih sama, seperti ini.." kita mungkin tahu apa yang kita inginkan, tapi ALLAH lebih tahu apa yang kita butuhkan" dengan beberapa versi kata-kata yang sangat indah. pesannya sederhana namun benar-benar menyentuh, sama seperti sebuah ayat yang ALLAH tulis dalam kitab cintaNYA.."..boleh jadi kamu mencintai suatu hal namun hal itu buruk bagimu, dan boleh jadi kamu membenci suatu hal tetapi sebenarnya hal itu membawa kebaikan bagimu..."( AL Ayah) *lupa...*
kalau kita mau mencermati sebenarnya benar, sangat benar dan ALLAH MAHA penepat janji yang tidak pernah ingkar. ALLAH memang paling tahu apa yang kita butuhkan, meskipun terkadang keinginan kita tidak sejalan dengan yang kita butuhkan, yah namanya juga manusia, banyak maunnya, selain dibekali akal manusia juga dibekali nafsu yang membuat kita, manusia, selalu berharap banyak dan lebih dari apa yang kita punya saat ini, bahkan meskipun hal tersebut belum tentu bermanfaat atau baik bagi kita. kalau hal ini banyak alasannya, ada yang karena gengsi, pamor, dan lain sebagainya, urusan titel dunia.
kalau kita mau mencermati sebenarnya benar, sangat benar dan ALLAH MAHA penepat janji yang tidak pernah ingkar. ALLAH memang paling tahu apa yang kita butuhkan, meskipun terkadang keinginan kita tidak sejalan dengan yang kita butuhkan, yah namanya juga manusia, banyak maunnya, selain dibekali akal manusia juga dibekali nafsu yang membuat kita, manusia, selalu berharap banyak dan lebih dari apa yang kita punya saat ini, bahkan meskipun hal tersebut belum tentu bermanfaat atau baik bagi kita. kalau hal ini banyak alasannya, ada yang karena gengsi, pamor, dan lain sebagainya, urusan titel dunia.
tangisan dan cowok
tulisan ini terinspirasi gara-gara baru ngedenger teman sebelah nangis, dari suara tangisan yang kedengar sih rada histeris, yg jelas keras banget, ngotot n yg pasti lama abis..hampir empat jam kalau ga salah perkiraan. n bukaannya tanpa empati kalau didiamkan aja, abis waktu ditanya n dibuka pintu kamarnya, hanya melambaikan tangan n tetap menelpon dengan tangisan dan kata-kata yang terlontar adu cepat n makin ga jelas. ngeliatnya jadi makin bingung..rada sedih, dan yah akhirnya kutinggalkan.
kemudian aku berpikir, berapa banyak orang atau cewek spesifiknya (cowok mungkin ada tapi jarang, so jangan negatif thinking di atas alibi gender ya), yang sering banget nangis karena cowok, entah karena diputusin, lagi bertengkar alias cekcok, bahkan yang rada konyol karena cowoknya berpikir bajunya atau aksesoris yg si cewek pake "nggak banget" alias norak ataw malu2in yang membuat si cewek apalagi kalau bukan ngedropp kepercayaan dirinya,
kemudian aku berpikir, berapa banyak orang atau cewek spesifiknya (cowok mungkin ada tapi jarang, so jangan negatif thinking di atas alibi gender ya), yang sering banget nangis karena cowok, entah karena diputusin, lagi bertengkar alias cekcok, bahkan yang rada konyol karena cowoknya berpikir bajunya atau aksesoris yg si cewek pake "nggak banget" alias norak ataw malu2in yang membuat si cewek apalagi kalau bukan ngedropp kepercayaan dirinya,
Jumat, 25 Desember 2009
3 wishes
TUHAN,.beri aku jalan dan kemampuan untuk menemukan kebahagiaanku bersamaMU. Maka aku akan mengijinkan diriku untuk selalu berbahagia atas tiap catatanMU untukku dan membahagiankan orang-orang yg kusayangi
4WI..beri aku kekuatan untuk menemukan segala mimpi-mimpi baikku dalam kehidupan ini, sehingga aku membiarkan diriku melakukan segala cara untuk membawa semua mimpi baik yg aku punya berdiri dhadapanku. Dan dengannya ijinkan aku membagi manfaatnya bagi sesama.
Dan akhirnya, 4WI beri aku kesempatan perbaikan selalu dkm kesalahan yg aku buat,sehingga aku tahu ENGKAU menginganku menjadi baik bgMU. dengan itu akan selalu berusaha menempatkan diriku dlm kebaikanMU dan memperbaiki diri atas segala salah.
02 muharrom 1431 H
happy new year...
4WI..beri aku kekuatan untuk menemukan segala mimpi-mimpi baikku dalam kehidupan ini, sehingga aku membiarkan diriku melakukan segala cara untuk membawa semua mimpi baik yg aku punya berdiri dhadapanku. Dan dengannya ijinkan aku membagi manfaatnya bagi sesama.
Dan akhirnya, 4WI beri aku kesempatan perbaikan selalu dkm kesalahan yg aku buat,sehingga aku tahu ENGKAU menginganku menjadi baik bgMU. dengan itu akan selalu berusaha menempatkan diriku dlm kebaikanMU dan memperbaiki diri atas segala salah.
02 muharrom 1431 H
happy new year...
Selasa, 15 Desember 2009
untitled
untitled 1
Rabalah hatimu pada kedalaman yang cukup
Untuk membuat matamu sedikit lebih terbuka
Pada apa yang tersaji di depanmu
Aku mengerti
Dalam hitungan waktu
Semua wajah akan berubah
Dan semua yang ada akan menjadi binasa
Maka kepura-puraan hanyalah nisbi yang akan tersia
Untitled 2
pagi ini mentari tetap bersinar cerah mengiringi kerjapan matamu
entah bagaimana hari ini akan berlalu
tergantung dari caramu menatap dan bercermin pada dunia
karena ia akan tertawa melihatmu tersenyum
pun akan menangis ketika bibirmu mengerucut di sudut-sudut jemu
angin masih bernyanyi meski bising kota melenyapkan bunyinya
begitu juga kicau burung walau kau bilang terlalu riuh
karena semua yang di dunia akan selalu berjalan seirama
maka tentukan pijakan kakimu
menentukan arah dan irama hati
kata mereka ini tentang semangat baru
semangat yang akan membuatmu jadi manusia baru
manusia utuh yang berlaku dan bertutur demi kemajuan baru
kemajuan dalam damai dan suka cita bersama
Untitled 3
cinta,
bagaimana aku mengartikannya
banyak yang bertanya padaku dalam sebuah sedu sedan
padahal sebelumnya ia mengikrarkan dalam balutan ceria yang ia rangkai sendiri
meski tak lama berselang ia mulai ragu
cinta, bagaimana aku menisbikannya
ketika banyak tawa yang tercipta karenanya
pun dengan harapan yang terangkum dalam doa dan semangat
meski air mata yang mengalir juga tak pernah kering
maka aku sering bertanya, bagaimana wajah cinta sesungguhnya
cinta,
yah mungkin benar seorang pujangga pernah berkata
" aku tak tahu lagi apakah cinta masih butuh akan apresiasi
padahal di dunia ini tidak ada lagi cinta yang sejati
selain Allah dan rasulNYA sebagai landasan (Salim A Fillah)"
untitled 4
lihat aku di situ
di genggaman jarimu, di sudut hatimu
terdampar bagai tak bertuan
menantimu memberi jawaban
terdengar absurd dan berleleh sendu
namun yang jelas,
aku menunggu kepastian pada engkau
wahai pengemban ilmu
akan bagaimana akhirku kelak
untitled 5
jiwa yang bergelayut manja pada tubuhmu
adalah yang terkenang dari panjangnya usiamu
karena ragamu akan habis, akan menua dan akan termakan tanah
maka peliharalah jiwamu
jiwa yang mengakar pada kebaikan
yang membuat usiamu abadi selamanya
Rabalah hatimu pada kedalaman yang cukup
Untuk membuat matamu sedikit lebih terbuka
Pada apa yang tersaji di depanmu
Aku mengerti
Dalam hitungan waktu
Semua wajah akan berubah
Dan semua yang ada akan menjadi binasa
Maka kepura-puraan hanyalah nisbi yang akan tersia
Untitled 2
pagi ini mentari tetap bersinar cerah mengiringi kerjapan matamu
entah bagaimana hari ini akan berlalu
tergantung dari caramu menatap dan bercermin pada dunia
karena ia akan tertawa melihatmu tersenyum
pun akan menangis ketika bibirmu mengerucut di sudut-sudut jemu
angin masih bernyanyi meski bising kota melenyapkan bunyinya
begitu juga kicau burung walau kau bilang terlalu riuh
karena semua yang di dunia akan selalu berjalan seirama
maka tentukan pijakan kakimu
menentukan arah dan irama hati
kata mereka ini tentang semangat baru
semangat yang akan membuatmu jadi manusia baru
manusia utuh yang berlaku dan bertutur demi kemajuan baru
kemajuan dalam damai dan suka cita bersama
Untitled 3
cinta,
bagaimana aku mengartikannya
banyak yang bertanya padaku dalam sebuah sedu sedan
padahal sebelumnya ia mengikrarkan dalam balutan ceria yang ia rangkai sendiri
meski tak lama berselang ia mulai ragu
cinta, bagaimana aku menisbikannya
ketika banyak tawa yang tercipta karenanya
pun dengan harapan yang terangkum dalam doa dan semangat
meski air mata yang mengalir juga tak pernah kering
maka aku sering bertanya, bagaimana wajah cinta sesungguhnya
cinta,
yah mungkin benar seorang pujangga pernah berkata
" aku tak tahu lagi apakah cinta masih butuh akan apresiasi
padahal di dunia ini tidak ada lagi cinta yang sejati
selain Allah dan rasulNYA sebagai landasan (Salim A Fillah)"
untitled 4
lihat aku di situ
di genggaman jarimu, di sudut hatimu
terdampar bagai tak bertuan
menantimu memberi jawaban
terdengar absurd dan berleleh sendu
namun yang jelas,
aku menunggu kepastian pada engkau
wahai pengemban ilmu
akan bagaimana akhirku kelak
untitled 5
jiwa yang bergelayut manja pada tubuhmu
adalah yang terkenang dari panjangnya usiamu
karena ragamu akan habis, akan menua dan akan termakan tanah
maka peliharalah jiwamu
jiwa yang mengakar pada kebaikan
yang membuat usiamu abadi selamanya
ga punya judul
Rabalah hatimu pada kedalaman yang cukup
Untuk membuat matamu sedikit lebih terbuka
Pada apa yang tersaji di depanmu
Aku mengerti
Dalam hitungan waktu
Semua wajah akan berubah
Dan semua yang ada akan menjadi binasa
Maka kepura-puraan hanyalah nisbi yang akan tersia
Untuk membuat matamu sedikit lebih terbuka
Pada apa yang tersaji di depanmu
Aku mengerti
Dalam hitungan waktu
Semua wajah akan berubah
Dan semua yang ada akan menjadi binasa
Maka kepura-puraan hanyalah nisbi yang akan tersia
Senin, 14 Desember 2009
aku sekarang...
aku sekarang tentu saja bukan aku yang dulu. banyak hal telah berubah seiring dengan langkahku meningalkan tanah kelahiran mengikuti nuraniku. banyak yang bertanya mengapa aku memilih tempatku sekarang, kota di mana tidak banyak anak pulau (luar jawa maksudnya) memilih untuk mendiaminya sebagai tempat belajar. dengan santai aku akan bilang "yah, nggak tahu ya, mungkin dah ALLAH yang ngatur" (bener juga kan..) atau "Kalau aku nggak disni,kita nggak bisa kenal kan, hehehhe.." atau banyak hal lain yang sebenernya ujung-ujungnya ngeless..(skill terupdate selalu). tapi satu yang aku tahu, bahwa aku selalu bersyukur bisa terdampar di sini, di tanahNYA yang dulu terasa begitu asing tanpa seorang yang ku kenal. kubuktikan janjiNYA bahwa kepergian kita ke tanah asing demi ilmu dan rezkiNYA yang baik tentu saja melahirkan berbagai keajaiban dan harta-harta lain yang tak terkira.
di tengah euforia itu, aku menjalani hidupku. meski tak selalu dengan canda dan tawa bahagia. meski tak selalu dengan hiburan dan melodi-melodi riang. karena terkadang aku tesungkur dalam rasa rindu begitu dahsyatnya, kadang aku terjerembab dalam sebuah kesedihan bahkan keputus asaan demikian hebatnya, tetap saja aku yang masih bergumul dalam pemikiran-pemikiranku ditengah hiruk-pikuk kehidupan lainnya.
dan sekarang aku masih menjalani di tanah yang kini tak lagi berasa asing. kini ia menjadi tempatku menghirup nfas dan bersyukur akan segala rahmat TUHANku. dalam damainya angin yang diberikan, aku tergugu belajar dan mendekat dengan TUHAN sekaligus mendengarkan isi hati. di tengah bisingnya arus manusia, aku belajar segala ketetapan hati dan dewasanya manusia. meski anak-anak itu masih ada di sisi pribadiku yang lain.
aku sadar bahwa masih banyak hal yang hrus aku lakukan sebelum aku mnyelesaikan misiku di dunia. aku tahu ada banyak harapan yang tersampir di pundakku, baik dari diriku sendiri atau dari orang-orang tercinta yang tahu bahwa aku bisa menjadi lebih baik daripada "sekadar".
aku sekarang..
ya aku sekarang masih bergumul dalam balutan cerita berirama
entah akan berujung di mana dan bagaimana
memang terdengar absurd
tapi satu yang nyata adalah
aku ak ingin harapanku musnah begitu saja
terhentak oleh panasnya dunia atau hebatnya angin yang menerpa
satidaknya harapanku untuk syurga dan janjiNYA bagi siapa yang berbuat lebih baik (setidaknya berniat baik...^^
aminnn
i luv u ma..pa..
di tengah euforia itu, aku menjalani hidupku. meski tak selalu dengan canda dan tawa bahagia. meski tak selalu dengan hiburan dan melodi-melodi riang. karena terkadang aku tesungkur dalam rasa rindu begitu dahsyatnya, kadang aku terjerembab dalam sebuah kesedihan bahkan keputus asaan demikian hebatnya, tetap saja aku yang masih bergumul dalam pemikiran-pemikiranku ditengah hiruk-pikuk kehidupan lainnya.
dan sekarang aku masih menjalani di tanah yang kini tak lagi berasa asing. kini ia menjadi tempatku menghirup nfas dan bersyukur akan segala rahmat TUHANku. dalam damainya angin yang diberikan, aku tergugu belajar dan mendekat dengan TUHAN sekaligus mendengarkan isi hati. di tengah bisingnya arus manusia, aku belajar segala ketetapan hati dan dewasanya manusia. meski anak-anak itu masih ada di sisi pribadiku yang lain.
aku sadar bahwa masih banyak hal yang hrus aku lakukan sebelum aku mnyelesaikan misiku di dunia. aku tahu ada banyak harapan yang tersampir di pundakku, baik dari diriku sendiri atau dari orang-orang tercinta yang tahu bahwa aku bisa menjadi lebih baik daripada "sekadar".
aku sekarang..
ya aku sekarang masih bergumul dalam balutan cerita berirama
entah akan berujung di mana dan bagaimana
memang terdengar absurd
tapi satu yang nyata adalah
aku ak ingin harapanku musnah begitu saja
terhentak oleh panasnya dunia atau hebatnya angin yang menerpa
satidaknya harapanku untuk syurga dan janjiNYA bagi siapa yang berbuat lebih baik (setidaknya berniat baik...^^
aminnn
i luv u ma..pa..
Sabtu, 21 November 2009
when you believe
awalnya sempat ga mudeng and salah pengertian waktu pertama denger..soo...dengerin berkali-hkali abru bisa nangkap maknanya n..like it so much..hehhehe..
Many nights we’ve prayed
With no proof anyone could hear
In our hearts a hopeful song
We barely understood
Now we are not afraid
Although we know there’s much to fear
We were moving mountains long
Before we knew we could
There can be miracles, when you believe
Though hope is frail, it’s hard to kill
Who knows what miracles you can achieve
When you believe, somehow you will
You will when you believe
In this time of fear
When prayers so often prove in vain
Hope seems like the summer birds
To swiftly flown away
Yet now I’m standing here
My heart’s so full I can’t explain
Seeking faith and speaking words
I never thought I’d say
There can be miracles, when you believe
Though hope is frail, it’s hard to kill
Who knows what miracles you can achieve
When you believe, somehow you will
You will when you believe
They don’t always happen when you ask
(Oh)
And it’s easy to give in to your fears
(Oh…Ohhhh)
But when you’re blinded by your pain
Can’t see your way straight through the rain
Small but still, resilient voice
Says love is the relief
(Ohhh)
There can be miracles
(Miracles)
When you believe
(Lord, when you believe)
Though hope is frail
(Though hope is frail)
It’s hard to kill
(Hard to kill, Ohhh)
Who knows what miracles,you can achieve
When you believe, somehow you will (somehow, somehow, somehow)
somehow you will
You will when you believe
You will when you
You will when you believe
Just believe…in your heart
Just believe
You will when you believeeeeeeeeeee
Many nights we’ve prayed
With no proof anyone could hear
In our hearts a hopeful song
We barely understood
Now we are not afraid
Although we know there’s much to fear
We were moving mountains long
Before we knew we could
There can be miracles, when you believe
Though hope is frail, it’s hard to kill
Who knows what miracles you can achieve
When you believe, somehow you will
You will when you believe
In this time of fear
When prayers so often prove in vain
Hope seems like the summer birds
To swiftly flown away
Yet now I’m standing here
My heart’s so full I can’t explain
Seeking faith and speaking words
I never thought I’d say
There can be miracles, when you believe
Though hope is frail, it’s hard to kill
Who knows what miracles you can achieve
When you believe, somehow you will
You will when you believe
They don’t always happen when you ask
(Oh)
And it’s easy to give in to your fears
(Oh…Ohhhh)
But when you’re blinded by your pain
Can’t see your way straight through the rain
Small but still, resilient voice
Says love is the relief
(Ohhh)
There can be miracles
(Miracles)
When you believe
(Lord, when you believe)
Though hope is frail
(Though hope is frail)
It’s hard to kill
(Hard to kill, Ohhh)
Who knows what miracles,you can achieve
When you believe, somehow you will (somehow, somehow, somehow)
somehow you will
You will when you believe
You will when you
You will when you believe
Just believe…in your heart
Just believe
You will when you believeeeeeeeeeee
Langganan:
Komentar (Atom)