Sabtu, 17 April 2010

melaju saja

Melaju saja
Toh kereta kehidupan telah lama menderu dengan waktu
Sementara tempat perhentian belum lagi terlihat
Terus saja lajukan roda itu
Berikan bahan bakar terbaiknya
Agar iramanya seiring dengan angin yang berhembus
Sehingga pemandangan yang terhampar di sekeliling rel
Menjadi panorama yang tak terbilang sia-sia

Gentar jangan menjadi aral
Ketika setitik keriuhan menjelma dalam kabut asap jalanan
Karena setiap perjalanan punya masing-masing parade
Parade kehidupan yang tak terbungkus kaca bening

Kamis, 01 April 2010

keyakinan

Aku percaya
Tuhan telah menggariskanku di sini
Dalam tanah yang belum kukenal
Dalam barisan sawah yang cukup luas membentang
Dan akhirnya Tuhan menyajikanku berbagai cerita

Cerita itu dikenal dengan persaudaraan yang membinaku atas dasar keimanan
Ada canda, ada tawa, ada air mata
Diajarkannya aku kerja keras dan semangat pantang menyerah
Dilantiknya aku menjadi salah satu sahabat sekaligus hamba Tuhan yang menyerahkan hidup hanya untuknya
Aku pun mengembara dalam relung-relung

Jumat, 12 Maret 2010

Rindu dan Tuhanku tahu

Tuhan, KAU yang lebih tahu tentang isi hati ini
Kepada siapa ia menitip rindu, kepada siapa ia menuju sepi
Katakan padanya Tuhan, aku rindu
Dalam satu bahasa yang terbaik untuknya
Entah, apakah itu berarti karunia mimpiMU
Atau sekedar degup cinta yang teralir do’a
Tapi jangan katakan padanya Tuhan
Akan kesedihan hati ini memikirkan jarak dan waktu
Karena air matanya pantang bagiku
Karena harapnya adalah api yang senantiasa hidup,
meski terkadang aku melihatnya redup

Kamis, 11 Maret 2010

Dilatasi Kehidupan

Kularutkan semua gelisah ini
Dan kegamangan yg kembali menebar teror
Dalam satu percakapan panjang denganMU
Kubiarkan waktuku berlalu
Dan hatiku menyesuaikan kembali pada tempatnya

Pada malam ini
Aku ingin bertemu dgMU
Menyelesaikan dialog hath yg tdk dapat kuakhiri
Sekaligus menjemput sedikit kedamaian

Rabu, 03 Februari 2010

sekelumit cerita dari kelas itu

sekelumit cerita tentang kelas itu, kelas biasa dengan manusia (semoga) luar biasa. cerita itu bermula hari ini, ketika aku bermula menjadi shadow untuk salah seorang penguhinya. anak lucu dan polos dengan porsi tubuh yang lumayan makan tempat. orangtuanya tidak berani untuk melepasnya sendiri dikelas dengan guru reguler biasa.maka resmilah aku menjadi pendampingnya

hari ini pucaknya, ketika aku pertama kali menjadi shadow. diawali dengan sedikit terlambat, ia sudah duduk dan bercanda dengan para temannya. dan nantinya menghabiskan hari ini dengan senyum ceria di wajahnya. aku senang melihatnya, manis, walaupun capaian belajarnya tidak semanis harapan orangtua. beberapa saat ia marah dengan ejekan dan ketidak mengertian teman-temannya ketika bermain.

Minggu, 24 Januari 2010

aku dan TUHANku

Tuhan
Entah ini sudah yang keberapa kalinya
Aku menjanjikan diriku sendiri
Untuk selalu taat padaMU, untuk mengikuti apa mauMU
Untuk terus sujud dan berdekatan hanya padaMU
Dalam tiap detik yang kupunya dan tersisa dari seluruh nafas umurku

Tuhan,
Entah ini kali ke berapa
Aku terjerambab dalam lubang yang sama
Dalam kemaksiatan mengesampingkanMU
Dengan keegoan yang tinggi berpura-pura tidak mengenalMU
Dan melenggang pasti dengan segala laranganMU

Tapi TUHAN aku belum menyerah
Dalam gemuruh hati ini akibat dosa yang semakin bertumpuk
Aku tahu
rahmatMU lebih besar daripada MurkaMU
maka ijinkan aku TUHAN
mengais sedikit kebaikan
sebagai bekalku membuka pintuMU dan menengok wajahMU yang telah lama kutunggu
amin

aku dan TUHANku

Tuhan 
Entah ini sudah yang keberapa kalinya
Aku menjanjikan diriku sendiri
Untuk selalu taat padaMU, untuk mengikuti apa mauMU
Untuk terus sujud dan berdekatan hanya padaMU
Dalam tiap detik yang kupunya dan tersisa dari seluruh nafas umurku

Tuhan,
Entah ini kali ke berapa
Aku terjerambab dalam lubang yang sama
Dalam kemaksiatan mengesampingkanMU
Dengan keegoan yang tinggi berpura-pura tidak mengenalMU
Dan melenggang pasti dengan segala laranganMU

Tapi TUHAN aku belum menyerah
Dalam gemuruh hati ini akibat dosa yang semakin bertumpuk
Aku tahu
rahmatMU lebih besar daripada MurkaMU
maka ijinkan aku TUHAN
mengais sedikit kebaikan
sebagai bekalku membuka pintuMU dan menengok wajahMU yang telah lama kutunggu
amin

Gelisah sebagai alarm diri

Suatu saat hatimu akan merasa gelisah, tak tahu apa yang sedang terjadi atau apa yang akan terjadi. Hanya gelisah saja. Rasanya bukan sedih tapi tak juga bahagia, seakan bingung tapi juga sedikit kelabu. Gelisah…dan tahukah engkau bahwasanya pada saat itu hati kita sedang memberikan kita sebuah tanda atau signal untuk raga dan jiwa kita bersiap akan sesuatu yang terjadi.

Pernahkah engkau mendengar sebuah perkataan dari seorang India, "Tentu, saya tahu seperti apa hati nurani saya. Ia seperti benda dengan tiga sudut di dalam sini," ia meletakkan telapak tangannya di dadanya, "yang tetap tidak bergerak jika saya berbuat baik. Tapi bila saya jahat, benda itu berputar, dan sudut-sudut itu sangat menyakitkan saya. Tetapi jika saya terus-menerus berbuat jahat, lama-kelamaan sudut-sudut itu aus dan tidak menyakiti saya lagi.